PENGARUH APLIKASI MIKORIZA DAN ROCK PHOSPHATE TERHADAP PERTUMBUHAN HASIL DAN KUALITAS JAGUNG KETAN

Main Article Content

Anik Suhartanti
Oktavia Sarhesti Padmini
Muhammad Husain Kasim

Abstract

The use of mycorrhizal fungi based biofertilizers and rock phosphate in stimulating growth of corn plants has been widely developed. This study aims to increase the growth and yield of maize by combining mycorrhizae and rock phosphate. The research was conducted for 3 months in Sengir, Sumberharjo, Prambanan, using an experimental method with factorial randomized complete block design (RCBD) consisting of 2 treatment factors. The first is the dose of mycorrhizal fungi which consists of 3 levels, namely zero, 5 g/plant, and 10 g/plant mycorrhizal fungi then the doses of rock phosphate consisting of 4 levels, namely zero, 100 kg/ha (1.75 g/plant), 200kg/ha (3.50 g/plant), and 300 kg/ha (5.25 g/plant) rock phosphate. Data were analyzed using Anova and DMRT PostHoc test with a level of 5%. The results showed that there was an independent effect of giving Mycorrhizal fungi on plant height, stem diameter, ear weight, ear length, and ear diameter, with the 10 g/plant as the best dose. Meanwhile, the independent effect of rock phosphate was found in the parameters of leaf number, stem diameter, ear weight, ear length, and ear diameter, with 9,83 tons/ha best yields on 300 kg/ha dose.


---
Penggunan pupuk hayati mikoriza dan batuan fosfat (rock phosphate) dalam memacu pertumbuhan tanaman jagung telah banyak dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung dengan mengombinasikan antara penggunaan mikoriza dan rock phosphate. Penelitian dilakukan selama 3 bulan di Dusun Sengir, Sumberharjo, Prambanan. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen di lapangan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu dosis pupuk hayati mikoriza yang terdiri dari 3 level yaitu tanpa mikoriza, mikoriza 5 g/tanaman, dan mikoriza 10 g/tanaman. Faktor kedua yaitu berbagai dosis pupuk rock phosphate yang terdiri dari 4 level yaitu tanpa rock phosphate, 100 kg/ha (1,75 g/tanaman), 200kg/ha (3,50 g/tanaman), dan 300 kg/ha (5,25 g/tanaman) rock phosphate. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji Anova dan uji lanjut DMRT dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh mandiri pemberian Mikoriza pada tinggi tanaman, diameter batang, bobot tongkol, panjang tongkol, dan diameter tongkol, dengan hasil terbaik pada dosis 10g/tanaman. Sementara itu, pengaruh mandiri rock phosphate terdapat pada parameter jumlah daun, diameter batang, bobot tongkol, panjang tongkol, dan diameter tongkol, dengan hasil produksi terbaik pada dosis 300kg/ha yaitu 9,83 ton/ha.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Suhartanti, A., Oktavia Sarhesti Padmini, & Muhammad Husain Kasim. (2022). PENGARUH APLIKASI MIKORIZA DAN ROCK PHOSPHATE TERHADAP PERTUMBUHAN HASIL DAN KUALITAS JAGUNG KETAN. Agrisintech (Journal of Agribusiness and Agrotechnology), 3(2), 58–65. https://doi.org/10.31938/agrisintech.v3i2.453
Section
Articles

Metrics

References

Amir, N. & Rosmiah. (2018). Respon Tanaman Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt) Terhadap Pupuk Kompos Kotoran Ayam dan NPK Dengan Takaran Berbeda. Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian, 13(2), 94-98.

Dalimunthe, P., Armaini, A., & Yoseva, S. (2017). Efek Residu Pupuk Tricho-kompos Limbah Jagung dan Rock Phosphate Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays Var. Saccharata Sturt) di Lahan Gambut. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau, 4(1), 1-14.

Faizi, M. & Purnamasari, R.T. (2019). Pengaruh Cendawan Mikoriza Arbuscular (CMA) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt.). Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan, 3(2), 22-27.

Hardi, M. S, Dulur N. W. D., & Silawibawa I. P. (2020). Peran Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) dan Pupuk Kandang Terhadap Infeksi Akar dan Serapan P pada Tanaman Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt.). Crop Agro, 13(1), 78-88.

Herliana, O., Rokhminarsi, E., Mardini, S., & Jannah, M. (2018). Pengaruh Jenis media tanam dan aplikasi pupuk hayati mikoriza terhadap pertumbuhan, pembungaan dan infeksi mikoriza pada tanaman anggrek Dendrobium sp. Jurnal Kultivasi, 17(1), 550-557.

Laksono, J. & Karyono. 2017. Pemberian Pupuk Fosfat dan Fungi Mikoriza Arbuskular terhadap

Pertumbuhan Tanaman Legum Pohon (Indigofera zollingeriana). Jurnal Sain Peternakan Indonesia. 12(2), 165-170.

Mamondol, M. R. & Bunga, N. I. (2017). Peningkatan Hasil dan Kualitas Jagung Pulut Melalui Penggunaan Pupuk Abu Sabut Kelapa. Jurnal Adiwidia, 4(1), 19-31.

Mutaqin, Z., Saputra, H., & Ahyuni, D. (2019). Respons Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis terhadap Pemberian Pupuk Kalium dan Arang Sekam. Jurnal Planta Simbiosa, 1(1), 39-50.

Nainggolan, E. V., Bertham, Y. H., & Sudjatmiko, S. (2020). Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati Mikoriza dan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) di Ultisol. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia. 22(1), 58-63. DOI:https://doi.org/10.31186/jipi.22.1.58-63 e-ISSN 2684-9593

Sari, M. N., Sudarsono, & Darmawan. (2017). Pengaruh Bahan Organik Terhadap Ketersediaan Fosfor Pada Tanah-Tanah Kaya Al dan Fe. Buletin Tanah dan Lahan, 1(1), 65-71

Silitonga, Y. W. & Nasution, M.N.H. (2020). Efektivitas Cendawan Mikoriza ArbuskulA (CMA) Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Jagung Putih ( Zea mays L.). Agrium. 23(1), 36-41.

Siregar, A. F., Suastika, I. W., Ratmini, N. P. S., Sipahutar, I. A., & Nassir, A. (2021, Februari). Direct application of reactive phosphate rock on improving maize yield in tidal swampland. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 648, No. 1, p. 012175). IOP Publishing.

Sujiprihati, S., Muhamad, S., Andi, T., Makkulawu, & Iriany, R.N. (2012). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), 17(3), 159-165.