PERTUMBUHAN TANAMAN JATI UNGGUL NUSANTARA DENGAN POLA AGROFORESTRY UMUR LIMA TAHUN

PERTUMBUHAN TANAMAN JATI UNGGUL NUSANTARA DENGAN POLA AGROFORESTRY UMUR LIMA TAHUN

Authors

  • Bambang Supriono Staf Pengajar Universitas Nusa Bangsa Jl. K. H. Sholeh Iskandar, Cimanggu, Tanah Sareal – Bogor 16166
  • Luluk Setyaningsih Staf Pengajar Universitas Nusa Bangsa Jl. K. H. Sholeh Iskandar, Cimanggu, Tanah Sareal – Bogor 16166

DOI:

https://doi.org/10.31938/jsn.v2i2.47

Abstract

Growth of Superior Teak Plant Nusantara With Agroforestry Pattern at Five Years Old

Superior Teak Nusantara (JUN) is a product of Teak seedlings produced by Setyamitra Co vegetatively from “Perum Perhutani teak plus stands†and by inducing the root in order to raises the compound root. JUN has been planted in the Cogreg experimental garden, using the pattern of intercropping with annual crops and seasonal crops and currently JUN is 5 years old. This study was conducted to determine the effect of intercropping on the growth pattern of height, diameter and volume of JUN at 5 years old and looking for patterns of relationship between the volume and a diameter of JUN. Data were analyzed by linear regression and General Linear Model – Multivariate. Samples determined JUN tree with random start systematic sampling with a sampling intensity of 10%. In the two plots of the intercropping management and one plot without intercropping met in which to be done observation of the branch height, total height and diameter at breast height of JUN. The results showed that intercropping patterns greatly affect the growth of Superior Teak Nusantara (JUN) of five years old (height, diameter and volume as well as the average annual increment of height, diameter and average annual increment of volume). Superate Teak Nusantara (JUN) Growth of average annual increment without in intercropping pattern of management (control) was greatest than both management, for diameter of 3.17 cm/year, for high was 2.66 m/year and the average annual increment for volume was 0,039 m3/year. Occured very close relationship between volume and diameter wath equation of Y = 1.063 x 10-4 X 2,343. The results of the multivariate analysis, treatment variables (independent variables) affect the variable diameter, height and volume (dependent variable) Superior Teak Nusantara (JUN). The results of the analysis of the estimation of the diameter of the pattern of annual crop management has a diameter of 0.235 cm lower than the one with crop management patterns crop in turn.

Keywords : New Teak Seeds, Crop Intercropping, Teak Superior Archipelago (JUN)

 

ABSTRAK

          Jati Unggul Nusantara (JUN) adalah suatu produk semai Jati yang diproduksi oleh PT. Setyamitra secara vegetatif dari tegakan jati plus Perum Perhutani dan dengan menginduksi akarnya sehingga memunculkan akar tunggang majemuk. JUN telah ditanam di kebun percobaan Cogreg, dengan menggunakan pola tumpangsari dengan tanaman pertanian tahunan serta tanaman semusim dan saat ini JUN telah berumur 5 tahun. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pola tumpangsari terhadap pertumbuhan tinggi, diameter dan volume JUN umur 5 tahun, serta mencari pola hubungan antara volume dengan diameter JUN. Penelitian dianalisis dengan  regresi linier dan General  Linear Model-Multivariate. Sampel pohon JUN ditentukan secara systematic sampling with  random start dengan  intensitas sampling 10 %. Dalam  dua petak pengelolaan pola tumpangsari dan satu petak tanpa tumpangsari yang di dalamnya dilakukan  pengamatan terhadap tinggi bebas cabang dan tinggi total serta diameter setinggi dada JUN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola tumpangsari sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan Jati Unggul Nusantara (JUN) umur lima tahun (tinggi, diameter dan volume serta riap rata–rata tahunan untuk tinggi, diameter dan riap rata – rata  tahunan volume). Pertumbuhan Jati Unggul Nusantara (JUN) riap rata – rata tahunan pada pola pengelolaan tanpa tumpangsari (kontrol) mempunyai riap rata–rata  tahunan paling besar dibanding kedua pengelolaan, untuk diameter sebesar 3,17cm/tahun, untuk tinggi sebesar 2,66 m/tahun dan riap rata – rata  tahunan untuk volume sebesar 0,039 m3/tahun. Terjadi hubungan yang sangat erat antara volume dan diameter dengan persamaan Y = 1,063 x 10-4 X2,343. Hasil analisisi dengan multivariat, variabel perlakuan (variabel independen) berpengaruh terhadap variabel diameter tinggi dan volume (variabel dependen) Jati Unggul Nusantara (JUN). Hasil analisis estimasi terhadap diameter pada pola pengelolaan tanaman tahunan mempunyai diameter lebih rendah 0,235 cm dibandingkan dengan pola pengelolaan tanaman giliran.

Kata Kunci :  Bibit Jati Baru, Tanaman Tumpangsari, Jati Unggul Nusantara (JUN)

Downloads

Download data is not yet available.

References

Baga K. M., 1994. Bertanam Pepaya : PT Penebar Swadaya, Anggota IKAPI. Jakarta.

Darmawan J, J. Baharsjah, 1983. Dasar – Dasar Ilmu Fisiologi Tanaman : PT Suryandaru.

Hardjowigeno, S., 1987. Ilmu Tanah : Mediyatama Sarana Perkasa. Jakarta.

Hairiah K, S. R. Utami, D. Suprayogo, Widianto, Sitompul SM, Sunaryo, B. Lusiana, R. Mulia, M. Van Noordwijk dan G. Cadisch, 2000. Agroforestri pada tanah masam di daerah tropika basah : Pengelolaan interaksi antara pohon-tanah-tanaman semusim. ISBN 979-95537-5-X. 41 p.

Haryanto E, T. Suhartini, E. Rahayu, 1999. Budidaya Kacang Panjang, Edisi VI : PT Penebar Swadaya, Anggota IKAPI. Jakarta.

Indriyanto, 2008. Pengantar Budi Daya Hutan. Jakarta : PT Bumi Aksara.

Lakitan, B., 2000. Dasar – dasar Fisiologi Tumbuhan : PT Raja Grafindo. Jakarta.

Latifah, S., 2004, Pertumbuhan dan Hasil Tegakan Eucalyprus grandis di Hutan Tanaman Industri. @ 2004. Digitized by USU digital Library.

Mahfudz, 2004. Peranan Benih Berkualitas Dalam Mendukung Pengembangan Hutan Rakyat Jati. Ekspose Hasil – hasil Penelitian badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan.

Marjanin, M., Hadmadi,1980. Ilmu Hayat Dalam Pertanian, Jilid. I : CV YASAGUNA. Jakarta.

Manual Kehutanan, 1992. Jakarta : Departemen Kehutanan Republik Indonesia.

Marom, O, 2008. Evaluasi Tanaman Jati (Tectona grandis Linn.f) Asal Kultur Jaringan Umur 7 Tahun dengan Perlakuan Ukuran Lubang Tanam dan Pemupukan Awal di Hutan Penelitian Parung Panjang. Bogor. Skripsi.

Martawijaya, A, K. Iding, K. Kosasih dan A. P. Soewanda, 1981. Jati (Tectona grandis Linn. F) dalam Atlas Kayu Indonesia Jilid I. Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. Jakarta.

Nasir, M., 1988. Metode Penelitian : Ghalia Indonesia. Jakarta.

Nurhasybi, 2003. Jati (Tectona grandis Linn. f). Atlas Benih Tanaman Hutan Indonesia. Jilid I. Publikasi Khusus. Vol 2 No. 3. Balai Teknologi Perbenihan. Bogor.

Pandit, I. K. N. Ramdan H., 2002. Anatomi Kayu : Pengantar Sifat Kayu Sebagai Bahan Baku : (YPPK) Kampus Fakultas Kehutanan IPB. Bogor.

Sadharjo, 2001. Pusat Jati dan Bibit Unggul Jati Plus Perhutani. Duta Rimba. No.258/XXV-Desember 2001. Perum Perhutani. Jakarta. P22-23.

Santosa, 2004 Statistik Multivariat. Elex Media Komputindo, Jakarta.

Sarief, E. S., 1985. Kesuburan Dan Pemupukan Tanaman Pertanian. Pustaka Buana.Bandung.

Simon, H, 1993. Metoda Inventore Hutan. Aditya Media Yogyakarta.

Soeroso H & D. P. Soetadjo, 2008. Usahatani Jati Unggul Pola Bagi Hasil 5 Tahun Panen, cetakan IV. Jakarta.

Sopyan, A., I. Muslimin, Triwilaida, Bastoni, P. Andriani, dan Islam, S., 2006. Pertumbuhan Tanaman Jati pada berbagai Daerah di Sumatera Selatan. Proseding Seminar Hasil – hasil Penelitian “Optimasi Peran Iptek dalam Mendukung Peningkatan Produktifitas Hutan dan Lahan. Jambi, 22 Desember 2006. Badan dan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan.

Suprapto, HS., 1992. Bertanam Jagung : Penebar Swadaya. Jakarta.

Supriono, B., 1998. Tinjauan Permasalahan Neraca Hara Hutan Produksi dan Alternatif Pemecahannya. Bogor. Skripsi.

Suryadi, 2003. Perbanyakan Tanaman Jati (Tectona grandis Linn f) Melalui Teknik Kultur Jaringan. Bogor. Praktek Kerja Lapang (PKL).

Trihendardi, (2011). Langkah mudah melakukan analisis statistik menggunakan SPSS 19, CV. Andi Offset, Yogyakarta.

Walpole, R. E., 1992. Pengantar Statistika Edisi III. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Winarto, B., 2006. Kamus Rimbawan. Jakarta : Inter Aksara Prima.

Downloads

Published

2017-11-25

How to Cite

Supriono, B., & Setyaningsih, L. (2017). PERTUMBUHAN TANAMAN JATI UNGGUL NUSANTARA DENGAN POLA AGROFORESTRY UMUR LIMA TAHUN. Sains Natural: Journal of Biology and Chemistry, 2(2), 179–185. https://doi.org/10.31938/jsn.v2i2.47

Metrics

Loading...