Aplikasi Pupuk Organik Cair Berbahan Baku Urin Ternak Terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.)

Main Article Content

Imron Rosyadi
Karmanah Karmanah
Sugiarto Sargo

Abstract

Abstrak 

Pupuk organik bentuk cair berbahan urin dari ternak adalah salah satu alternatif pupuk ramah lingkungan yang dapat meningkatkan produksi dan pertumbuhan pakcoy. Berdasarkan hal tersebut, peneliti terdorong melaksanakan kajian dengan tujuan mengetahui dampak pemberian pupuk organik cair berbahan urin ternak terhadap perkembangan tumbuhan pakcoy (Brassica rapa L.). Percobaan lima perlakuan memakai Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang merupakan pemberian tipe pupuk organik cair hasil ternak urin kambing, urin sapi dan urin kelinci, pupuk kimia AB Mix sebagai pembanding dan tanpa pemupukan (kontrol). Pengamatan dilakukan terhadap tinggi tanaman, kuantitas daun, berat kering dan berat basah panen. Data  dianalisis menggunakan software SPSS serta diuji  Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil kajian yaitu pada semua pupuk organik cair terjadi peningkatan kandungan unsur P, penurunan unsur K dan pH setelah difermentasi pH berkisar 6,85–8,45 dan sesuai dengan peraturan Menteri Pertanian No. 70/Permentan/SR.140/10/2011 tentang pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah. Pupuk organik cair berbahan urin ternak mampu meningkatkan jumlah daun dan tinggi tanaman pakcoy yang secara sig nifikan berbeda dibandingkan pupuk kimia.  Aplikasi pupuk organik cair urin kambing menghasilkan berat kering dan berat basah panen pakcoy yang serupa dengan pupuk kimia.  

Abstract

Liquid organic fertilizer made from urine from livestock is an alternative to environmentally friendly fertilizers that can increase pakcoy production and growth. Based on this, researchers are interested in conducting research to determine the effect of liquid organic fertilizer made from livestock urine on the growth of pakcoy (Brassica rapa L.). The experiment was carried out with five treatments using a completely randomized design (CRD), namely the application of liquid organic fertilizer from goat urine, cow urine and rabbit urine, chemical fertilizer AB Mix as a comparison, and without fertilization (control). Observations were made on plant height, a number of leaves, dry weight and wet weight of harvest. Data were analyzed using SPSS software and further tested with Duncan Multiple Range Test (DMRT). The results of the study were that in all liquid organic fertilizers there was an increase in the content of P elements, a decrease in K elements, and pH after fermentation. 70/Permentan/SR.140/10/2011 concerning organic fertilizers, biological fertilizers, and soil enhancers. Liquid organic fertilizer made from livestock urine is able to increase the number of leaves and plant height of pakcoy which is significantly different from chemical fertilizers. The application of goat urine liquid organic fertilizer resulted in the same dry weight and wet weight of pakcoy harvest as chemical fertilizers. 

 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Rosyadi, I., Karmanah, K., & Sargo, S. (2021). Aplikasi Pupuk Organik Cair Berbahan Baku Urin Ternak Terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.). Agrisintech (Journal of Agribusiness and Agrotechnology), 2(1), 29–36. https://doi.org/10.31938/agrisintech.v2i1.313
Section
Articles
Author Biographies

Imron Rosyadi, Universitas Nusa Bangsa

Program Studi Agroteknologi, Universitas Nusa Bangsa

Karmanah Karmanah, Universitas Nusa Bangsa

Program Studi Agroteknologi, Universitas Nusa Bangsa

Sugiarto Sargo, Universitas Nusa Bangsa

Program Studi Agroteknologi, Universitas Nusa Bangsa

Metrics

References

Amanillah, Z. (2011). Pengaruh konsentrasi EM-4 pada fermentasi urine sapi terhadap konsentrasi N, P, dan K. (Skripsi). Malang: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Brawijaya Malang.

BPS. (2019). Statistik Tanaman Sayuran dan Buah-Buahan Semusim Indonesia 2018. In S. S. Hortikultura (Ed.). BPS RI. Diunduh 11 Agustus 2020 dari https://www.bps.go.id/publication/2019/10/07/ 9c5dede09c805bc38302ea1c/statistik-tanaman-sayuran-dan-buah-buahan-semusim-indonesia-2018.html

Firmansyah, MA. (2011). Peraturan Tentang Pupuk, Klasifikasi Pupuk Alternatif Dan Peranan Pupuk Organik Dalam Peningkatan Produksi Pertanian. Makalah disampaikan pada Apresiasi Pengembangan Pupuk Organik, di Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya. Palangka Raya: Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya.

Indriani, YH. (2005). Pengaruh Rasio Penggunaan Limbah Ternak dan Hijauan terhadap Kualitas Pupuk Cair. Yogyakarta: Pangan Kanisius.

Jasmidi, Zainuddin M, & Prastowo P. (2018). Pemanfaatan Urin Sapi menjadi Pupuk Organik Cair Kelompok Tani Desa Sukadamai Timur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 24(1), 570-575.

Kementerian Pertanian. (2011). Peraturan Menteri Pertanian Nomor 70/Permentan/SR.140/10/2011 Tentang Pupuk Organik, Pupuk Hayati dan Pembenah Tanah. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Kurniawan A, Islami T, & Koesriharti. (2017). Pengaruh Aplikasi Pupuk N dan K Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa var. chinensis) Flamingo F1. Jurnal Produksi Tanaman, 5(2), 281 – 289.

Londra. (2008). Membuat Pupuk cair Bermutu dari Limbah Kambing. Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian Indonesia, 30(6), 5-7.

Malakouti, M. J. (2008). The Effect of Micronutrients in Ensuring Efficient Use of Macronutrients. J. For Agriculture, 32(1), 215-220.

Nurhasanah, O., (2015). Pemberian Kombinasi Pupuk Hijau Azolla pinnata Dengan Pupuk Guano Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Pakcoy (Brassica chinensis L.). Universitas Riau. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau, 2(1).

Nurrohman, M., A. Suryanto & K. W. Puji. (2014). Penggunaan fermentasi ekstrak paitan (Tithonia diversifolia L.) dan kotoran kelinci cair sebagai sumber hara pada budidaya sawi (Brassica juncea L.) secara hidroponik rakit apung. Jurnal Produksi Tanaman, 2(8), 649-657.

Okazaki, K., T. Shinano, N. Oka & M. Takebe. (2012). Metabolite profiling of Komatsuna (Brassica rapa L.) fieldgrown under different soil organic amendment and fertilization regimes. Journal of Soil Science and Plant Nutrition, 58(3), 696-706.

Prizal, R M dan Nurbaiti. (2017). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.). Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau, 4(2).

Salisbury, F.B & Ross, C.W. (1995). Fisiologi Tumbuhan, edisi ke-4. Bandung: Alih Bahasa: Diah R Lukman. Institut Teknologi Bandung.

Simanungkalit, R.D.M. & D.A. Suriadikarta. (2006). Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Bogor: Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Bogor 10 pp.

Similar Articles

> >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.