PENGARUH PERLAKUAN PERENDAMAN TERHADAP KARAKTERISTIK TEPUNG TALAS BOGOR (Colocasia esculenta L. Schott) PADA KLON YANG BERBEDA
Main Article Content
Abstract
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Amalia Dwi Lestari dan Shinta Maharani. (2017). Pengaruh Substitusi Tepung Talas Belitung Terhadap Karakteristik Fisika, Kimia dan Tingkat Kesukaan Konsumen pada Roti Tawar. Jurnal UPI Edufortech.
Ariyanti, D., C. S. Budiyati dan A. C. Kumoro. (2014). Modifikasi Tepung Umbi Talas Bogor (Colocasia esculenta L. Schott) dengan Teknik Oksidasi sebagai Bahan Pangan Pengganti Tepung Terigu. Reaktor. Semarang, 15(1), 1-9.
Boediono, M.P.A.D.R. 2012. Pemisahan dan pencirian amilosa dan amilopektin dari pati jagung dan pati kentang pada berbagai suhu. Skripsi.Bogor: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pertanian Bogor.
Farhandi Saputra, Amna Hartiati, dkk. (2016). Karakteristik Mutu Pati Ubi Talas (Colocasia esculenta) pada Perbandingan Air dengan Hancuran Ubi Talas dan Konsentrasi Natrium Metabisulfit. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri, 4 (1), 62-71.
Fitri Diana Wulansari. (2013). Metode Sederhana Penentuan Jumlah Unit Pengulangan Glukosa dalam Amilosa Sebagai Media Pembelajaran Materi Karbohidrat. Jurnal Pengajaran MIPA, 18(2), 185-190.
Widhyastini, I.G.A.M. dan Hutagaol, R. P. (2014). Pemanfaatan Talas Bogor (Colocasia esculenta L. Schott) Sebagai Larvasida Nyamuk. Jurnal Sains Natural Universitas Nusa Bangsa, 4(2), 92-97.
Jannah, A. F. Nurilmala, A. Masnang dan RF. Ramdhiana. (2019). Teknologi Pacapanen Talas Bogor (Colocasia esculenta) untuk penguatan Agroindustri Berbahan Baku Sumber Daya Lokal. Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional FKPTPI 2019. Universitas Pajajaran. Bandung
Kafah, F.F.S. (2012). Karakteristik Tepung Talas (Colocasia esculenta (L) Schott) dan Pemanfaatannya dalam Pembuatan Cake. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian IPB. Bogor.
Kawabata, A., Sawayama, S., Nagashima, N., Del Rosario, R.R., dan Nakamura, M. (1984). Some Physico-chemical Properties of Starches from Cassava, Arrow Root and Sago. J Jpn Soc Starch Sci. 31: 224-232.
Muchtadi, T.R., dan Sugiyono. (1989). Petunjuk Laboratorium Ilmu Pengetahuan Bahan Pangan. Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Prabowo, Bimo. (2010). Kajian Sifat Fisikokimia Tepung Millet Kuning dan Tepung Millet Merah. Skripsi. Prodi. Teknologi Hasil Pertanian. UNS. Surakarta.
Rohmah, M. (2013). Kajian Kandungan Pati, Amilosa dan Amilopektin Tepung dan Pati pada Beberapa Kultivar Pisang (Musa spp). Prosiding Seminar Nasional Kimia. ISBN:978-602-19421-0-9.
Sefa, S., dan Sackey E.K.A. (2004). Chemical Composition and the Effect of Processing on Oxalate Content of Cocoyam Xanthosoma sagittifolium and Colocasia esculenta cormels. Food Chemistry. 85(4): 479-487.
Simpson, T.S., Savage, G.P., Sherlock, R. and Vanhanen, L. (2009). Oxalate content of silver beet leaves at different stages of maturation and the effect of cooking with different milk sources. Journal of Agricultural and Food Science, 57(22), 10804-10808.
Wahyudi. (2003). Memproduksi Roti. Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional RI.